Friday, February 16, 2018

Mengenal Ikan Hias Mandarinfish (Sycchiropus splendidus)

MENGENAL IKAN HIAS MANDARINFISH (Sycchiropus splendidus) 
Mandarinfish pertama kali digambarkan sebagai Callionymus splendidus pada tahun 1927 oleh Albert William Herre, seorang ahli ikan Amerika yang bekerja di Filipina [1] Ia kemudian ditempatkan di genus Synchiropus .. Synchiropus adalah nama generik yang berasal dari Yunani Kuno syn-, yang berarti "bersama-sama", dan-chiropus berarti "tangan-kaki" [2]. julukan spesifiknya adalah splendidus berasal dari bahasa Latin yang berarti indah. Nama umum dari mandarinfish berasal dari pewarnaan yang sangat jelas, mirip dengan jubah dari Kekaisaran Cina mandarin [3] Nama-nama umum lainnya termasuk goby Mandarin, mandarin Hijau, mandarinfish Striped, dragonet Striped, Hijau dragonet dan mandarinfish kadang Psychedelic. Mandarinfish adalah keluarga perciform Callionymidae, terdiri dari 10 marga dan lebih dari 182 spesies. Genus Synchiropus terhitung 51 spesies, dibagi menjadi 10 subgenera. Mandarinfish berada dalam subgenus Synchiropus (Pterosynchiropus) bersama dengan Australia LSD-ikan (S. occidentalis) dan ikan-LSD atau psychedelic (S. picturatus) Mandarinfish Sebenarnya, nama ini berasal dari warna yang aneh dan ekstrim, yang menyerupai jubah seorang perwira Imperial Chinese (mandarin). Warna-warna standar pada ikan mandarin adalah latar belakang biru dengan garis oranye bergelombang, didominasi oleh biru, kuning, oranye, ungu dan hijau juga hadir pada tubuh ikan ini. 

Sampai saat ini, S. splendidus adalah salah satu dari hanya dua spesies hewan yang dikenal memiliki warna biru karena pigmen selular, yang lainnya adalah LSD-ikan terkait erat Psychedelic Mandarin (S. picturatus). Nama "cyanophore" diusulkan untuk chromatophores biru, atau pigmen yang mengandung dan memantulkan cahaya sel. Dalam semua kasus yang diketahui lainnya, warna biru berasal dari film tipis gangguan dari tumpukan kristal purin datar, dan tipis. Untuk membedakan ikan mandarin dari spesies sepupu mereka, terutama oleh warna tersebut. Terkait erat dengan mereka adalah mandarinfish tutul (Synchiropus picturatus) yang memiliki latar belakang hijau dengan jeruk, bintik-bintik biru dan hitam di atasnya. Lain yang tampak serupa spesies adalah dragonet indah (Synchiropus picturatus) yang tubuhnya kehijauan coklat muda, ditutupi dengan bintik-bintik hitam yang besar dikelilingi dengan orange dan hijau, dan tanda pita biru-hijau di sekitar matanya. 

Keunikan mandarinfish 
Mandarinfish Sycchiropus splendidus mempunyai bentuk yang sedikit aneh dimana ikan ini memiliki kepala yang besar dan tertekan kebawah, dari mulutnya yang kecil dan mengarah kebawah menandakan ikan ini pemakan organisme dasar yang berukuran kecil. bagian sirip dada bulat dan besar, bagian insang tertutup dan hanya ada lubang kecil tidak seperti ikan pada umumnya. Pada bagian samping kepala terdapat sepasang duri bergerigi. spesies ini kecil, hanya mencapai sekitar 6,5 cm. mandarinfish tidak mempunyai sisik akan tetapi kulitnya dilapisi oleh selaput lendir yang cukup banyak dan lendir tersebut merupakan senjata untuk para predator karena baunya yang aneh, lendir ini juga berfungsi melindungi dari serangan parasit sehingga ikan ini termasuk ikan yang tahan terhadap serangan penyakit. Disamping warnanya yang cantik dengan ful color, matanyapun sangat menakjubkan karena dapat melirik-lirik untuk memperhatikan keadaan sekitarnya. 

Penyebaran dan Habitat 
Mandarinfish sebagian besar asli pasif meliputi Malaysia, Indonesia, Filipina dan Australia.. Biasanya ikan ini ditemukan menghuni patahan karang rusak atau di bawah karang mati, tumpukan batu dan di laguna terlindung. Umumnya ditemukan pada kedalaman 1-20 m, lebih memilih laguna terlindung dan perairan pantai karang. 

Tingkah Laku dan Cara Makan 
Mandarinfish sangat senang bertengger atau berlindung pada karang atau substrak lain yang ada pada wilayahnya. Ikan ini cenderung menempati dasar perairan kecuali pada saat memburuh makanan, berpindah tempat dan melakukan pemijahan. jika terdapat 2 jantan atau lebih maka sering terjadi bentrok terutama pada saat menjelang malam hari tepatnya pada saat memasuki waktu pemijahan. 
Pergerakan mandarinfish sangat lambat bahkan untuk menangkap makananpun lebih lambat dari kuda laut, terkadang sulit menangkap makanan yang bergerak. ikan ini juga memilih-milih makanannya, walaupun makanan yang diberikan satu jenis tetap saja memilih makanannya sampai makanan tersebut habis. 

Makanan 
Mandarinfish sebelum menangkap makanannya terlebih dulu memperhatikan makanan tersebut. Diantara makanan yang disukai adalah capepoda, artemia, cacing merah, larva udang, larva ikan, jentik nyamuk, larva kekerangan. mandarinfish juga dapat diajarkan memakan pakan buatan (pelet) akan tetapi harus disesuaikan dengan bukaan mulutnya. 

Pemijahan 
Pemijahan terjadi pada saat menjelang malam. Pada saat memasuki waktu pemijahan, induk jantan saling memperlihatkan ketangguhannya hingga ada salah satu yang kalah, hal ini dilakukan untuk memikat si betina. pejantan tangguh terkadang diikuti oleh beberapa ekor betina yang siap melepaskan telurnya namun hanya satu betina yang dipilih untuk dibuahi dan betina lain akan diusir, kemudian induk betina dan jantan sama-sama naik kepermukaan dan saling melekatkan perutnya sampai telur dan sperma dikeluarkan, setelah proses pembuahan terjadi mereka berpisah sejenak dan mengulang kembali sampai telur yang matang habis dikeluarkan. jika jantan kehilangan jejak si betina atau betina hanya mampu melakukan pemijahan satu kali maka jantan akan meladeni betina lain. 

Terkadang didapati sepasang induk yang disimpan dalam satu wadah melakukan pemijahan selama 3-4 malam, kemungkinan sebagian telur yang masih tersimpan diperut betina belum matang bahkan sering juga didapati betina yang perutnya kecil melakukan pemijahan dan mengeluarkan telur sedikit. ini juga diduga sudah melakukan pemijahan pada malam sebelumnya sehingga telur yang dikeluarkan adalah sisa telur yang baru matang. 

Pencegahan dan Penanganan Terhadap 
Penyakit Mandarinfish adalah salah satu ikan hias laut yang sangat tahan terhadap serangan penyakit, sangat jarang ditemukan kematian massal akibat serangan penyakit. kalaupun terlambat ditangani maka hanya mati satu persatu dalam beberapa minggu. penyakit yang sering ditemukan adalah white spot yang menempel pada bagian tubuh dan siripnya. bentuknya seperti butiran-butiran pasir halus berwarna putih. Untuk penyembuhannya dapat dilakukan perendaman dengan menggunakan air tawar selama 5 - 10 menit. dalam proses perendaman tersebut mandarinfish akan melepaskan lendirnya dan kelihatan jelas parasit tersebut lepas bersama lendir yang terbuang tadi. jika penyakitnya parah maka proses perendaman dilakukan maksimal 5 menit saja lalu diulang pada hari berikutnya sampai parasit tersebut habis. 
Jika terlambat dalam penanganan akan menyebabkan penyakit bertambah parah dan menularkan pada ikan lainnya, hingga sebagian besar ikan mati dan sebagian besar menurun napsu makannya sampai ikan kelihatan sangat kurus dan sulit untuk diobati. 

Pustaka
http://www.dive-the-world.com/creatures-mandarinfish.php
http://www.reefcorner.com/SpecimenSheets/mandarinfish.htm


Baca artikel selengkapnya....

Tuesday, June 20, 2017

8 Tips Sukses Budidaya tanaman Tomat dalam Pot/Polybag

Tanaman tomat merupakan salah satu jenis tanaman buah yang mempunyai siklus hidup cukup singkat. Kisaran usia pohon tomat hanya 4-5 bulanan, setelah itu tidak produktif lagi. Usia tomat dari mulai tanam sampai berbuah umumnya 3 bulan, tergantung dengan lokasi dan perlakuan. Batangnya dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tanaman tomat mempunyai buah berwarna hijau, kuning, merah dan biasa dipakai sebagai tambahan sayur dalam masakan atau bisa juga dikonsumsi secara langsung tanpa dimasak (Kalau saya biasa memakan tomat dengan cara diiris dan ditaruh gula pasir/gula jawa di atasnya).

Sebelum kita membahas teknik-teknik cara menanam tomat dalam polybag agar bisa berbuah lebat, ada baiknya kita mengenali tanaman tomat terlebih dahulu. Tahukah anda apakah tomat termasuk jenis buah atau sayur? Coba jelaskan! Dulu saya menjawab bahwa tomat termasuk buah. Sekarang, setelah membaca di wikipedia, ternyata tomat bisa disebut keduanya sekaligus, yaitu sebagai buah dan sayuran. Alasan dari jawaban ini adalah, meskipun struktur tomat adalah struktur buah, tetapi ada jenis-jenis tomat yang tidak hanya tomat buah, melainkan ada juga tomat sayur dan tomat lalapan. Nah, kalau nanti ada yang masih bertanya apakah tomat termasuk buah atau sayuran, anda bisa menjawabnya dengan penjelasan di atas. Baiklah, sekarang kita menuju ke inti pembahasan, yaitu bagaimana tips cara menanam tomat dalam pot.

Cara Menanam Tomat dalam Pot 
1. Berikan ruang yang cukup untuk tumbuh
Jika Anda menanam tomat dari biji, usahakan memberikan bibit tomat lebih banyak ruang untuk berkembang. Kondisi tanaman yang penuh sesak berjubel akan menghambat pertumbuhan tanaman tomat. Setelah bibit tomat cukup besar yang ditandai dengan tumbuhnya daun sejati, silahkan anda pindah masing-masing tanaman pada wadah yang berbeda, sehingga pertumbuhannya bisa lebih optimal, tidak berebut makanan dan agar tomat berbuah banyak.

2. Berikan sinar matahari yang cukup 
Bibit tomat akan tumbuh kuat jika mendapat sinar matahari secara langsung. Pemberian cahaya buatan diperlukan untuk keadaan yang ekstrim dimana sinar matahari tidak cukup dikarenakan cuaca atau lokasi penanaman yang tidak terkena sinar matahari. Khusus untuk anda yang memang tidak mempunyai lokasi tepat yang memungkinkan untuk memberikan asupan sinar matahari pada tanaman tomat secara cukup, silahkan memberikan cahaya buatan kurang lebih selama 14-16 jam dalam sehari.

3. Berikan kehangatan yang cukup untuk tanaman anda 
Tanaman tomat cocok di tanam di dataran rendah karena umumnya mereka menyukai cuaca yang hangat. Anda bisa mengusahakan kondisi yang hangat dengan menyelimuti area tanam dengan plastik hitam atau merah selama beberapa minggu sebelum Anda menanam tanaman tomat. Selain menciptakan kondisi hangat, teknik menyelimuti area tanam akan sedikit membantu mengurangi gulma tumbuh di area tanam. Fungsi lainnya adalah mencegah tanaman tomat anda terkena percikan air pada saat penyiraman yang bisa menyebabkan penularan penyakit dari tanah.

4. Tambahkan media tanam ekstra. 
Setelah tanaman tomat anda tumbuh cukup besar, silahkan tambahkan media tanam ke dalam pot/area tanam. Mengurug atau menambahkan media tanam ke sekitar batang pokok tanaman tomat akan memperkuat batang dan perakaran. Selain itu juga memberikan ruang lebih pada akar untuk berkembang dan menyerap nutrisi dari tanah. Cara lainnya, anda juga dapat menggali lubang yang dalam atau menggali parit dangkal dan membaringkan batang tanaman tomat ke dalamnya, kemudian ditimbun kembali dengan tanah. Hal ini akan memicu pertumbuhan akar baru yang nantinya akan menambah potensi penyerapan nutrisi dari dalam tanah menjadi lebih maksimal. Hanya saja yang perlu diperhatikan jangan sampai hal ini menjadi blunder menimbuni keseluruhan tanaman yang berakibat matinya tanaman tomat anda.

Cara Merawat Tanaman Tomat yang Baik 
5. Olahragakan tanaman tomat Anda. 
Jangan salah, tanaman pun butuh olahraga agar tumbuh sehat seperti halnya tubuh kita. tak terkecuali dengan tanaman tomat, mereka pun harus bergerak menggoyangkan anggota batangnya agar bisa tumbuh kuat. Biasanya kalau anda menanam tomat di luar ruangan, hal itu akan tercukupi oleh adanya tiupan angin dari sekitar. Tetapi jika Anda menanam tomat di dalam ruangan/di dalam rumah yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan angin, silahkan anda pasang kipas angin untuk sekedar mengolahragakan tanaman tomat anda selama kurang lebih 10 menitan dua kali sehari. Atau kalau anda tidak ingin ribet dan menambah pengeluaran anda bisa melakukannya secara manual menggunakan tangan untuk mengolahragakan mereka. Acak-acak tanaman tomat anda dengan lembut dan gosok dengan perasaan pada pucuk-pucuk tanaman tomat selama beberapa menit, beberapa kali sehari. Terkesan aneh ya? Tapi menjadi hal yang sangat wajar sekali--bahkan suatu kegiatan yang menyenangkan sekaligus menenangkan untuk para pecinta tanaman seperti saya.


6. Lakukan perempelan daun tomat.
Proses perempelan daun tomat ini dilakukan setelah tanaman tomat Anda mencapai ketinggian sekitar 1 meter. Lakukan perempelan daun tomat yang berada pada batang bagian bawah, sekitar 30 cm dari tanah. Perempelan daun ini fungsinya adalah menghilangkan daun-daun tua pada batang bagian bawah tanaman. Daun tua pada bagian bawah tanaman biasanya adalah bagian yang mendapatkan paling sedikit matahari dan sirkulasi udara sehingga tidak bisa berfungsi maksimal untuk memasak makanan. Alasan lain dari pentingnya perempelan daun tomat bagian bawah karena biasanya daun bagian bawah ini yang rentan membawa benih penyakit seperti jamur dari tanah di bawahnya. Tetapi kalau sekiranya anda berada di lokasi yang rentan serangan hama penyakit/jamur, maka penyemprotan secaa berkala menggunakan ramuan organik perlu anda lakukan untuk menangkal penyakit jamur.

 
7. Pemangkasan cabang 
Tanaman yang tidak perlu Teknik pemangkasan cabang tanaman adalah salah satu cara membuat tanaman tomat berbuah lebat. Kalau anda perhatikan pada tanaman tomat anda, ada beberapa cabang kecil tanaman yang tumbuh pada pertengahan dua cabang/tengah-tengah percabangan utama. Cabang ini nampak akan tumbuh subur dan menyenangkan. Tetapi anda justru harus memangkas cabang yang seperti ini karena hanya akan menghisap makanan dengan rakus tetapi tidak akan menghasilkan buah. Biasanya umur tanaman tomat sampai panen pertama kali sekitar 3 bulan sejak tanaman dipindah ke pot. Panen berikutnya bisa menunggu dan setiap 3–5 hari sekali sampai buah tomat habis.


8. Penyiraman yang teratur 
Saat tanaman anda sedang tumbuh dan berkembang pada saat itulah tanaman perlu perhatian ekstra terutama pada asupan air. Kesediaan air menjadi hal vital bagi tanaman berkembang untuk tumbuh dan berbunga. Pastikan anda menyiramnya minimal 3 hari sekali untuk memastikan ketersediaan air. Tambahkan frekuensinya jika kondisi cuaca sedang ekstrim panas. Yang perlu diperhatikan dalam teknik penyiraman ini adalah jangan sampai terjadi air menggenang di area tanam karena tanaman tomat sangat rentan dengan penyakit busuk akar yang disebabkan karena terendam air dalam jangka waktu lama. Hal ini bisa disiasati sebenarnya, jika anda menanamnya dalam pot maka letakkan pecahan batu bata/genting pada dasar pot sebelum ditaruh media tanam. Hal ini untuk memastikan kelebihan air dapat dikeluarkan dari pot. Penyiraman bisa anda lakukan pada pagi hari sekitar jam 07:30 pagi atau jam 16:00 sore.

Kurangi frekuensi penyiraman manakala tanaman sudah berbuah setengah matang. Teknik ini dilakukan untuk mendapatkan buah tomat dengan konsentrasi gula tinggi dan air yang sedikit sehingga rasanya lebih manis. Tetapi ingat jangan sampai berlebihan dalam menahan air pada tanaman sehingga menyebabkan gugur bunga/pentil buah atau bahkan layu dan mati.

Demikianlah beberapa tips pemeliharaan tanaman tomat yang baik agar menghasilkan buah tomat yang banyak dan lebat. Anda bisa mendapatkan dan membaca tips cara merawat tanaman tomat yang baik di internet berulang-ulang, tetapi itu tidak akan berarti banyak jika anda tidak memulainya sekarang. Sebaik-baiknya teknik adalah teknik hasil pengalaman trial error sendiri, oleh karena itu jangan ragu untuk mencoba teknik-teknik lain yang mungkin sedikit bersimpangan dengan aturan lazim.

Terima kasih sudah mampir di lintangsore.com dan berkenan membaca artikel cara budidaya tanaman tomat ini. Anda bisa memanfaatkan kolom komentar di bawah postingan ini untuk memberikan saran atau berbagi pengalaman anda. Semoga ada manfaat yang bisa didapat. Salam.

Sumber:
http://www.lintangsore.com/2016/05/8-tips-sukses-budidaya-tanaman-tomat.html


Baca artikel selengkapnya....

Monday, June 19, 2017

Peluang Investasi Budidaya Kerapu Skala Kecil

Latar Belakang
Ikan kerapu (Groupers) merupakan salah satu jenis ikan laut bernilai ekonomis tinggi yang terdapat di perairan Indonesia. Tingginya harga komoditas ini juga karena ketersediaannya di alam bebas mulai berkurang. Di Indonesia, dewasa ini kegiatan perikanan ikan kerapu semakin digalakkan sejalan dengan bertambahnya permintaan ikan kerapu, baik untuk memenuhi dalam negeri khusunya dalam melayani permintaan hotel-hotel dan restoran bertaraf internasional, maupun sebagai komoditas ekspor yang akhir-akhir ini semakin besar permintaannya dalam bentuk hidup. Negara tujuan ekspor kerapu adalah Hongkong, Taiwan, China, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Thailand, Filipina, USA, Australia, Singapura, Malyssia dan Perancis (Anonim, 2011).

Sedikitnya ada tiga alasan mengapa ikan kerapu perlu dikembangkan sebagai komoditas unggulan di Indonesia yaitu :
  • Kerapu merupakan komoditi perikanan yang memiliki peluang ekspor yang sangat menarik yang selama ini belum dimamfaatkan secara penuh.
  • Pertumbuhan bisnis kerapu secara keselurtuhan diharapkan akan membawa dampak peningkatan devisa Negara dan kesejahteraan lapisan bawah masyarakat yang hidup dengan mata pencarian bidang perikanan.
  • Modernisasi penangkapan dan budidaya ikan kerapu akan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan laut khususnya rusaknya terumbu karang.

Alasan tersebut menunjukkan bahwa betapa pentingnya pengembangan perikanan ikan kerapu yang nantinya diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap sektor perikanan secara luas mel;ainkan juga terhadap pengembangan wilayah, pariwisata dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari tekad tersebut maka pengembangan ikan kerapu melalui budidayanya merupakan bisnis yang menjanjikan.

Berbudidaya Ikan Kerapu
Beberapa jenis ikan kerapu alam di Indonesia adalah: kerapu tikus/bebek, kerapu pasir, kerapu macan, kerapu lumpur, kerapu sunu, kerapu kertang. Setiap ikan kerapu memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda. Saat ini telah dikembangkan beberapa jenis kerapu hibrida hasil dari perkawinan silang dari dua atau lebih jenis kerapu, hal ini bertujuan untuk meciptakan ikan kerapu jenis baru yang memiliki keunggulan dan dapat dibudidayakan di keramba jaring apung.

Ikan kerapu alam dan hibrida yang marak dibudidayakan di Indonesia adalah: kerapu lumpur, kerapu tikus/bebek, kerapu macan, kerapu cantik (persilangan kerapu macan dan tikus), kerapu cantang (persilangan kerapu macan dan kertang), kerapu sirtang (persilangan kerapu pasir dan cantang).

Dari enam jenis kerapu yang dibudidayakan, kerapu cantang dan kerapu cantik lah yang dominan. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki masa budidaya yang relative pendek, sehingga dirasa lebih menguntungkan bagi pembudidaya ikan kerapu di KJA.

Di Kabupaten SItubondo, Jawa Timur, tercatat ada sekitar 43 pembudidaya ikan kerapu dan terdapat sedikitnya 4000 lobang produksi di keramba jarring apung. Sehingga Kabupaten SItubondo saat ini telah dikenal sebagai penghasil kerapu terbanyak di Indonesia.

Hal ini diperkuat dengan adanya pengembangan bibit ikan kerapu secara massal oleh BBAP Kabupaten Situbondo.


Investasi
Ada dua biaya utama yang dibutuhkan untuk berbudidaya ikan kerapu di keramba jarring apung, pertama yaitu biaya pembuatan keramba jarring apung. idealnya sebuah keramba jarring apung harus memiliki rumah jaga. Selain sebagai tempat berlindung penjaga KJA, rumah jaga juga dapat berfungsi untuk tempat menyimpan peralatan operasional budidaya. Masa manfaat dari KJA ini adalah sekitar 5 tahun.

Berikut perkiraan biaya pembuatan keramba jaring apung, dengan 16 lobang produksi dan 1 rumah jaga.


Berdasarkan perhitungan tersebut, nilai penyusutan KJA pertahunnya adalah 20% dari Rp 58.220.000,-. Atau sebesar Rp11.644.000,-

Kedua,merupakan biaya variable yang terdiri dari biaya operasional budidaya. Berikut perkiraan biaya operasional budidaya ikan kerapu Cantang dalam 1 siklus dengan asumsi: ukuran bibit ikan adalah 12 cm, ikan dipanen pada ukuran 0,65 kg, durasi budidaya yang dibutuhkan hanya 6 bulan, proses budidaya dilakukan sendiri, sehingga tidak mengeluarkan biaya untuk membayar karyawan, jaga malam di keramba dilakukan oleh 1 orang dan di bayar secara bulanan.



Pendapatan

Secara sederhana, perkiraan hasil yang diperoleh dari budidaya ikan kerapu Cantang, dengan asumsi tingkat kematian ikan sebesar 30% , harga jual ikan per kilogram sebesar Rp 95.000,- dan ukuran ikan saat panen adalah 0,65 kg per ekor, adalah sebagai berikut :



Sumber:
http://www.upacaya.com/project/peluang-investasi-budidaya-kerapu-skala-kecil/


Baca artikel selengkapnya....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Para Sahabat

Total Visitors

Histats

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP